Penantian Panjang Warga Berakhir: Jalan Nasional Rangkasbitung–Cigelung Mulai Diperbaiki Kementerian PUPR
RANGKASBITUNG — Kerusakan parah yang kerap terjadi secara berulang di ruas Jalan Nasional Rangkasbitung–Cigelung, Kabupaten Lebak, akhirnya mendapat penanganan serius. Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui balai terkait resmi memulai proyek perbaikan infrastruktur di jalur vital tersebut.
Titik awal pengerjaan perbaikan ini dimulai dari depan kawasan pendidikan, tepatnya di depan SMP Negeri 3 Rangkasbitung. Langkah ini disambut antusias oleh para pengguna jalan, warga sekitar, serta pihak sekolah mengingat jalur tersebut merupakan salah satu akses harian yang sangat padat.
Kronologi dan Penanganan Kerusakan
Sebelumnya, ruas jalan penghubung ini dikeluhkan masyarakat akibat kondisinya yang memprihatinkan. Lubang-lubang besar dan genangan air kerap muncul di musim hujan, memicu kemacetan hingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Kerusakan yang bersifat berulang (recurring damage) di titik ini diduga disebabkan oleh tingginya volume kendaraan berat yang melintas serta sistem drainase yang kurang optimal.
Menanggapi keluhan masyarakat yang masif, Kementerian PUPR bergerak cepat untuk menurunkan alat berat dan material bangunan ke lokasi. Pengerjaan di depan SMPN 3 Rangkasbitung difokuskan pada pengupasan permukaan jalan yang rusak parah, penguatan pondasi bawah, hingga pengecoran ulang dengan beton berkualitas tinggi agar mampu menahan beban kendaraan tonase besar dalam jangka panjang.
Harapan Warga dan Pengguna Jalan
Dengan dimulainya perbaikan ini, warga berharap mobilitas ekonomi dan aktivitas sosial di wilayah Lebak dapat kembali lancar tanpa hambatan. Kehadiran infrastruktur jalan yang mantap juga diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para siswa dan guru yang setiap hari beraktivitas di sekitar SMPN 3 Rangkasbitung.
Pihak berwenang mengimbau kepada para pengendara roda dua maupun roda empat agar senantiasa berhati-hati dan bersabar saat melintasi kawasan proyek, mengingat adanya potensi penyesuaian arus lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung./Team

Tidak ada komentar
Masukan Komentar anda...