Diduga Pemeliharaan jalan Rangkasbitung Cigelung Asal Asalan Hamburkan Biaya Percuma?
Dengan adanya tambal sulam pemeliharaan jalan di Rangkasbitung cigelung, nilai hanya menghamburkan biaya saja.
Hal ini terlihat diberapa titik ruas jalan yang sudah rusak, salah satunya didepan kantor inspektorat hingga depan kantor badan pertanahan yang sudah dua kali dikerjaan penambalan namun tidak pernah tahan lama dan tidak beres beres,
Seperti yang dikatakan "Solihin kader BBP mengatakan "Jalan lintas ini sudah dua kali dilakukan penambalan lobang namun yang pertama tidak berumur panjang aspalnya kembali terkelupas dan ancur kembali?
"Kemudian tak lama dilakukan lagi perbaikan, tapi mungkin karena kwalitas mutu barang kurang baik maka pekerjaan keduapun tak jauh beda sekarang sudah hancur kembali?
Kita meminta pada dinas terkait untuk melakukan perbaikan dengan sungguh sunggguh jangan asal jadi. sehingga tidak menimbulkan kerugian baik secara biaya ataupun tenaga.
Kerusakan berulang pada perbaikan jalan atau tambal sulam yang berada di ruasa Rangkasbitung-Cigelung, ini merupakan bentuk pemborosan anggaran publik yang memerlukan perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten maupun dinas terkait.
Beberapa poin penting terkait masalah ini: Indikasi Kualitas Mutu dan Spesifikasi Tambal sulam yang cepat terkelupas dan hancur kembali dalam waktu singkat menunjukkan potensi kegagalan teknis, seperti kualitas material aspal yang kurang baik, pemadatan yang tidak optimal, atau kondisi drainase sekitar yang memicu genangan air.
Potensi Kerugian Negara dan Publik: Perbaikan berulang tanpa hasil maksimal hanya menyerap biaya dan tenaga secara tidak efisien, serta tetap memicu risiko keselamatan bagi para pengguna jalan.
Tuntutan Pengawasan dan Evaluasi: Dinas terkait perlu turun langsung untuk melakukan evaluasi teknis, mengecek hasil pekerjaan serta memastikan adanya perbaikan ulang yang sesuai dengan standar spesifikasi teknis (SOP)./Tim

Tidak ada komentar
Masukan Komentar anda...